الشعراء
26. Ash-Shu'ara
Penyair · Makkiyah · 227 ayat · Juz 19
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
- 26:1Juz 19
طٰسۤمّۤ
Ṭā Sīm Mīm.
Ṭā Sīn Mīm.
- 26:2Juz 19
تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْمُبِيْنِ
Tilka āyātul-kitābil-mubīn(i).
Itulah ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang jelas.
- 26:3Juz 19
لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ اَلَّا يَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَ
La‘allaka bākhi‘un nafsaka allā yakūnū mu'minīn(a).
Boleh jadi engkau (Nabi Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan) karena mereka (penduduk Makkah) tidak beriman.
- 26:4Juz 19
اِنْ نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ اٰيَةً فَظَلَّتْ اَعْنَاقُهُمْ لَهَا خٰضِعِيْنَ
In nasya' nunazzil ‘alaihim minas-samā'i āyatan fa ẓallat a‘nāquhum lahā khāḍi‘īn(a).
Jika berkehendak, niscaya Kami turunkan bukti (mukjizat) kepada mereka dari langit sehingga tengkuk mereka selalu tunduk kepadanya.
- 26:5Juz 19
وَمَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ ذِكْرٍ مِّنَ الرَّحْمٰنِ مُحْدَثٍ اِلَّا كَانُوْا عَنْهُ مُعْرِضِيْنَ
Wa mā ya'tīhim min żikrim minar-raḥmāni muḥdaṡin illā kānū ‘anhu mu‘riḍīn(a).
Tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur’an) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, kecuali mereka selalu berpaling darinya.
- 26:6Juz 19
فَقَدْ كَذَّبُوْا فَسَيَأْتِيْهِمْ اَنْۢبـٰۤؤُا مَا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ
Faqad każżabū fa saya'tīhim ambā'u mā kānū bihī yastahzi'ūn(a).
Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur’an). Maka, kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan.
- 26:7Juz 19
اَوَلَمْ يَرَوْا اِلَى الْاَرْضِ كَمْ اَنْۢبَتْنَا فِيْهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيْمٍ
Awalam yarau ilal-arḍi kam ambatnā fīhā min kulli zaujin karīm(in).
Apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami telah menumbuhkan di sana segala jenis (tanaman) yang tumbuh baik?
- 26:8Juz 19
اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةًۗ وَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
- 26:9Juz 19
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:10Juz 19
وَاِذْ نَادٰى رَبُّكَ مُوْسٰٓى اَنِ ائْتِ الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ ۙ
Wa iż nādā rabbuka mūsā ani'til-qaumaẓ-ẓālimīn(a).
(Ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), “Datangilah kaum yang zalim itu.
- 26:11Juz 19
قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۗ اَلَا يَتَّقُوْنَ
Qauma fir‘aun(a), alā yattaqūn(a).
(Yaitu) kaum Fir‘aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?”
- 26:12Juz 19
قَالَ رَبِّ اِنِّيْٓ اَخَافُ اَنْ يُّكَذِّبُوْنِ ۗ
Qāla rabbi innī akhāfu ay yukażżibūn(i).
Dia (Musa) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakanku.
- 26:13Juz 19
وَيَضِيْقُ صَدْرِيْ وَلَا يَنْطَلِقُ لِسَانِيْ فَاَرْسِلْ اِلٰى هٰرُوْنَ
Wa yaḍīqu ṣadrī wa lā yanṭaliqu lisānī fa arsil ilā hārūn(a).
Dadaku terasa sempit dan lidahku kelu. Maka, utuslah Harun (bersamaku).
- 26:14Juz 19
وَلَهُمْ عَلَيَّ ذَنْۢبٌ فَاَخَافُ اَنْ يَّقْتُلُوْنِ ۚ
Wa lahum ‘alayya żambun fa akhāfu ay yaqtulūn(i).
Aku berdosa terhadap mereka. Maka, aku takut mereka akan membunuhku.”
- 26:15Juz 19
قَالَ كَلَّا ۚفَاذْهَبَا بِاٰيٰتِنَآ اِنَّا مَعَكُمْ مُّسْتَمِعُوْنَ ۙ
Qāla kallā, fażhabā bi'āyātinā innā ma‘akum mustami‘ūn(a).
Dia (Allah) berfirman, “Tidak (mereka tidak akan dapat membunuhmu). Maka, pergilah berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat). Sesungguhnya Kami menyertaimu mendengarkan (apa yang mereka katakan).
- 26:16Juz 19
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُوْلَآ اِنَّا رَسُوْلُ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ
Fa'tiyā fir‘auna faqūlā innā rasūlu rabbil-‘ālamīn(a).
Maka, datanglah berdua kepada Fir‘aun dan katakanlah, ‘Sesungguhnya kami adalah utusan Tuhan semesta alam.
- 26:17Juz 19
اَنْ اَرْسِلْ مَعَنَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ ۗ
An arsil ma‘anā banī isrā'īl(a).
Lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami (menuju Baitulmaqdis).’”
- 26:18Juz 19
قَالَ اَلَمْ نُرَبِّكَ فِيْنَا وَلِيْدًا وَّلَبِثْتَ فِيْنَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِيْنَ ۗ
Qāla alam nurabbika fīnā walīdaw wa labiṡta fīnā min ‘umurika sinīn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih bayi dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
- 26:19Juz 19
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ الَّتِيْ فَعَلْتَ وَاَنْتَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ
Wa fa‘alta fa‘latakal-latī fa‘alta wa anta minal-kāfirīn(a).
Engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan berupa) perbuatan yang telah engkau lakukan (membunuh seseorang dari kaumku) dan engkau termasuk orang yang ingkar (terhadap kebaikan dan ketuhananku).”
- 26:20Juz 19
قَالَ فَعَلْتُهَآ اِذًا وَّاَنَا۠ مِنَ الضَّاۤلِّيْنَ
Qāla fa‘altuhā iżaw wa ana minaḍ-ḍāllīn(a).
Dia (Musa) berkata, “Aku telah melakukannya. Kalau begitu, saat itu aku termasuk orang-orang yang sesat.
- 26:21Juz 19
فَفَرَرْتُ مِنْكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِيْ رَبِّيْ حُكْمًا وَّجَعَلَنِيْ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ
Fa farartu minkum lammā khiftukum fa wahaba lī rabbī ḥukmaw wa ja‘alanī minal-mursalīn(a).
Kemudian, aku lari darimu karena takut kepadamu. Lalu, Tuhanku menganugerahkan kepadaku hukum (ilmu dan kearifan) dan menjadikanku salah seorang rasul.
- 26:22Juz 19
وَتِلْكَ نِعْمَةٌ تَمُنُّهَا عَلَيَّ اَنْ عَبَّدْتَّ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ ۗ
Wa tilka ni‘matun tamunnuhā ‘alayya an ‘abbatta banī isrā'īl(a).
Itulah kenikmatan yang engkau berikan kepadaku, (sedangkan) engkau memperbudak Bani Israil.”
- 26:23Juz 19
قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ
Qāla fir‘aunu wa mā rabbul-‘ālamīn(a).
Fir‘aun berkata, “Siapa Tuhan semesta alam itu?”
- 26:24Juz 19
قَالَ رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَاۗ اِنْ كُنْتُمْ مُّوْقِنِيْنَ
Qāla rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā, in kuntum mūqinīn(a).
Dia (Musa) menjawab, “Tuhan (pencipta dan pemelihara) langit, bumi, dan segala yang ada di antaranya jika kamu orang-orang yang yakin.”
- 26:25Juz 19
قَالَ لِمَنْ حَوْلَهٗٓ اَلَا تَسْتَمِعُوْنَ
Qāla liman ḥaulahū alā tastami‘ūn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata kepada orang-orang di sekitarnya, “Tidakkah kamu mendengar (apa yang dikatakannya)?”
- 26:26Juz 19
قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ
Qāla rabbukum wa rabbu ābā'ikumul-awwalīn(a).
Dia (Musa) berkata, “(Dia) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu terdahulu.”
- 26:27Juz 19
قَالَ اِنَّ رَسُوْلَكُمُ الَّذِيْٓ اُرْسِلَ اِلَيْكُمْ لَمَجْنُوْنٌ
Qāla inna rasūlakumul-lażī ursila ilaikum lamajnūn(un).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Sesungguhnya rasulmu yang diutus kepadamu benar-benar gila.”
- 26:28Juz 19
قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَاۗ اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ
Qāla rabbul-masyriqi wal-magribi wa mā bainahumā, in kuntum ta‘qilūn(a).
Dia (Musa) berkata, “(Dia) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat serta segala yang ada di antaranya jika kamu mengerti.”
- 26:29Juz 19
قَالَ لَىِٕنِ اتَّخَذْتَ اِلٰهًا غَيْرِيْ لَاَجْعَلَنَّكَ مِنَ الْمَسْجُوْنِيْنَ
Qāla la'inittakhażta ilāhan gairī la'aj‘alannaka minal-masjūnīn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selainku, niscaya aku benar-benar akan menjadikanmu termasuk orang-orang yang dipenjarakan.”
- 26:30Juz 19
قَالَ اَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَيْءٍ مُّبِيْنٍ
Qāla awalau ji'tuka bisyai'im mubīn(in).
Dia (Musa) berkata, “Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku mendatangkan kepadamu sesuatu (bukti) yang jelas?”
- 26:31Juz 19
قَالَ فَأْتِ بِهٖٓ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ
Qāla fa'ti bihī in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Datangkanlah (bukti yang jelas) itu jika engkau termasuk orang-orang yang benar!”
- 26:32Juz 19
فَاَلْقٰى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِيْنٌ ۚ
Fa alqā ‘aṣāhu fa iżā hiya ṡu‘bānum mubīn(un).
Maka, dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba ia (tongkat itu) menjadi ular besar yang nyata.
- 26:33Juz 19
وَنَزَعَ يَدَهٗ فَاِذَا هِيَ بَيْضَاۤءُ لِلنّٰظِرِيْنَ ࣖ
Wa naza‘a yadahū fa iżā hiya baiḍā'u lin-nāẓirīn(a).
Dia menarik tangannya, tiba-tiba ia (tangan itu) menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihat(-nya).
- 26:34Juz 19
قَالَ لِلْمَلَاِ حَوْلَهٗٓ اِنَّ هٰذَا لَسٰحِرٌ عَلِيْمٌ ۙ
Qāla lil-mala'i ḥaulahū inna hāżā lasāḥirun ‘alīm(un).
Dia (Fir‘aun) berkata kepada para pemuka di sekitarnya, “Sesungguhnya dia (Musa) ini benar-benar seorang penyihir yang sangat pandai.
- 26:35Juz 19
يُّرِيْدُ اَنْ يُّخْرِجَكُمْ مِّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِهٖۖ فَمَاذَا تَأْمُرُوْنَ
Yurīdu ay yukhrijakum min arḍikum bisiḥrih(ī), fa māżā ta'murūn(a).
Dia hendak mengeluarkanmu dari negerimu dengan sihirnya. Maka, apa yang kamu sarankan?”
- 26:36Juz 19
قَالُوْٓا اَرْجِهْ وَاَخَاهُ وَابْعَثْ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَ ۙ
Qālū arjih wa akhāhu wab‘aṡ fil-madā'ini ḥāsyirīn(a).
Mereka berkata, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya serta utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (penyihir).
- 26:37Juz 19
يَأْتُوْكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيْمٍ
Ya'tūka bikulli saḥḥārin ‘alīm(in).
Mereka akan mendatangkan kepadamu semua penyihir yang sangat pandai.”
- 26:38Juz 19
فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ ۙ
Fa jumi‘as-saḥaratu limīqāti yaumim ma‘lūm(in).
Maka, dikumpulkanlah para penyihir pada waktu (yang ditetapkan) pada hari yang telah ditentukan.
- 26:39Juz 19
وَّقِيْلَ لِلنَّاسِ هَلْ اَنْتُمْ مُّجْتَمِعُوْنَ ۙ
Wa qīla lin-nāsi hal antum mujtami‘ūn(a).
Lalu, diumumkan kepada orang banyak, “Apakah kamu semua sudah berkumpul?
- 26:40Juz 19
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ السَّحَرَةَ اِنْ كَانُوْا هُمُ الْغٰلِبِيْنَ
La‘allanā nattabi‘us-saḥarata in kānū humul-gālibīn(a).
(Tujuannya) supaya kita mengikuti para penyihir itu jika mereka jadi para pemenang.”
- 26:41Juz 19
فَلَمَّا جَاۤءَ السَّحَرَةُ قَالُوْا لِفِرْعَوْنَ اَىِٕنَّ لَنَا لَاَجْرًا اِنْ كُنَّا نَحْنُ الْغٰلِبِيْنَ
Falammā jā'as-saḥaratu qālū lifir‘auna a'inna lanā la'ajran in kunnā naḥnul-gālibīn(a).
Maka, ketika para penyihir datang, mereka berkata kepada Fir‘aun, “Apakah kami benar-benar akan memperoleh imbalan besar jika kami yang menjadi pemenang?”
- 26:42Juz 19
قَالَ نَعَمْ وَاِنَّكُمْ اِذًا لَّمِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ
Qāla na‘am wa innakum iżal laminal-muqarrabīn(a).
Dia (Fir‘aun) menjawab, “Ya, bahkan kamu pasti akan menjadi orang-orang yang dekat (kepadaku).”
- 26:43Juz 19
قَالَ لَهُمْ مُّوْسٰٓى اَلْقُوْا مَآ اَنْتُمْ مُّلْقُوْنَ
Qāla lahum mūsā alqū mā antum mulqūn(a).
Musa berkata kepada mereka, “Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan!”
- 26:44Juz 19
فَاَلْقَوْا حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوْا بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ اِنَّا لَنَحْنُ الْغٰلِبُوْنَ
Fa alqau ḥibālahum wa ‘iṣiyyahum wa qālū bi‘izzati fir‘auna innā lanaḥnul-gālibūn(a).
Lalu, mereka melemparkan tali-tali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, “Demi kekuasaan Fir‘aun, sesungguhnya kamilah yang benar-benar sebagai pemenang.”
- 26:45Juz 19
فَاَلْقٰى مُوْسٰى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُوْنَ ۚ
Fa alqā mūsā ‘aṣāhu fa iżā hiya talqafu mā ya'fikūn(a).
Kemudian, Musa melemparkan tongkatnya, tiba-tiba ia (tongkatnya yang sudah menjadi ular) menelan segala yang mereka ada-adakan itu.
- 26:46Juz 19
فَاُلْقِيَ السَّحَرَةُ سٰجِدِيْنَ ۙ
Fa ulqiyas-saḥaratu sājidīn(a).
Maka, tersungkurlah para penyihir itu (dalam keadaan) bersujud.
- 26:47Juz 19
قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ
Qālū āmannā birabbil-‘ālamīn(a).
Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
- 26:48Juz 19
رَبِّ مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ
Rabbi mūsā wa hārūn(a).
(yaitu) Tuhannya Musa dan Harun.”
- 26:49Juz 19
قَالَ اٰمَنْتُمْ لَهٗ قَبْلَ اَنْ اٰذَنَ لَكُمْۚ اِنَّهٗ لَكَبِيْرُكُمُ الَّذِيْ عَلَّمَكُمُ السِّحْرَۚ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ەۗ لَاُقَطِّعَنَّ اَيْدِيَكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلَافٍ وَّلَاُصَلِّبَنَّكُمْ اَجْمَعِيْنَۚ
Qāla āmantum lahū qabla an āżana lakum, innahū lakabīrukumul-lażī ‘allamakumus-siḥr(a), fa lasaufa ta‘lamūn(a), la'uqaṭṭi‘anna aidiyakum wa arjulakum min khilāfiw wa la'uṣallibannakum ajma'īn(a).
Dia (Fir‘aun) berkata, “Apakah kamu sekalian beriman kepadanya (Musa) sebelum aku mengizinkanmu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Maka, kamu tentu akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti kupotong tangan dan kakimu secara bersilang dan benar-benar akan kusalib kamu semua.”
- 26:50Juz 19
قَالُوْا لَا ضَيْرَ ۖاِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا مُنْقَلِبُوْنَ ۚ
Qālū lā ḍair(a), innā ilā rabbinā munqalibūn(a).
Mereka menjawab, “Tidak ada yang kami takutkan. Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.
- 26:51Juz 19
اِنَّا نَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطٰيٰنَآ اَنْ كُنَّآ اَوَّلَ الْمُؤْمِنِيْنَ ۗ ࣖ
Innā naṭma‘u ay yagfira lanā rabbunā khaṭāyānā an kunnā awwalal-mu'minīn(a).
Sesungguhnya kami sangat menginginkan agar Tuhan kami mengampuni kesalahan-kesalahan kami karena kami adalah orang-orang yang pertama menjadi mukmin.”
- 26:52Juz 19
۞ وَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰىٓ اَنْ اَسْرِ بِعِبَادِيْٓ اِنَّكُمْ مُّتَّبَعُوْنَ
Wa auḥainā ilā mūsā an asri bi‘ibādī innakum muttaba‘ūn(a).
Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, “Pergilah pada malam hari dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil). Sesungguhnya kamu pasti akan diikuti.”
- 26:53Juz 19
فَاَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَ ۚ
Fa arsala fir‘aunu fil-madā'ini ḥāsyirīn(a).
Lalu, Fir‘aun mengirimkan orang ke kota-kota untuk mengumpulkan (bala tentaranya).
- 26:54Juz 19
اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَشِرْذِمَةٌ قَلِيْلُوْنَۙ
Inna hā'ulā'i lasyirzimatun qalīlūn(a).
(Fir‘aun berkata,) “Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanyalah sekelompok kecil.
- 26:55Juz 19
وَاِنَّهُمْ لَنَا لَغَاۤىِٕظُوْنَ ۙ
Wa innahum lanā lagā'iẓūn(a).
Sesungguhnya mereka telah membuat kita marah.
- 26:56Juz 19
وَاِنَّا لَجَمِيْعٌ حٰذِرُوْنَ ۗ
Wa innā lajamī‘un ḥāżirūn(a).
Sesungguhnya kita semua benar-benar harus selalu waspada.”
- 26:57Juz 19
فَاَخْرَجْنٰهُمْ مِّنْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ
Fa akhrajnāhum min jannātiw wa ‘uyūn(in).
Kami keluarkan mereka (Fir‘aun dan kaumnya) dari (negeri mereka yang mempunyai) taman, mata air,
- 26:58Juz 19
وَّكُنُوْزٍ وَّمَقَامٍ كَرِيْمٍ ۙ
Wa kunūziw wa maqāmin karīm(in).
harta kekayaan, dan tempat tinggal yang bagus.
- 26:59Juz 19
كَذٰلِكَۚ وَاَوْرَثْنٰهَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ ۗ
Każālik(a), wa auraṡnāhā banī isrā'īl(a).
Demikianlah, dan Kami wariskan semuanya kepada Bani Israil.
- 26:60Juz 19
فَاَتْبَعُوْهُمْ مُّشْرِقِيْنَ
Fa atba‘ūhum musyriqīn(a).
Lalu, (Fir‘aun dan bala tentaranya dapat) menyusul mereka pada waktu matahari terbit.
- 26:61Juz 19
فَلَمَّا تَرٰۤءَا الْجَمْعٰنِ قَالَ اَصْحٰبُ مُوْسٰٓى اِنَّا لَمُدْرَكُوْنَ ۚ
Falammā tarā'al-jam‘āni qāla aṣḥābu mūsā innā lamudrakūn(a).
Ketika kedua golongan itu saling melihat, para pengikut Musa berkata, “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul.”
- 26:62Juz 19
قَالَ كَلَّا ۗاِنَّ مَعِيَ رَبِّيْ سَيَهْدِيْنِ
Qāla kallā, inna ma‘iya rabbī sayahdīn(i).
Dia (Musa) berkata, “Tidak! Sesungguhnya Tuhanku bersamaku. Dia akan menunjukiku.”
- 26:63Juz 19
فَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنِ اضْرِبْ بِّعَصَاكَ الْبَحْرَۗ فَانْفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيْمِ ۚ
Fa auḥainā ilā mūsā aniḍrib bi‘aṣākal-baḥr(a), fanfalaqa fa kāna kullu firqin kaṭ-ṭaudil ‘aẓīm(i).
Lalu, Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut dengan tongkatmu itu.” Maka, terbelahlah (laut itu) dan setiap belahan seperti gunung yang sangat besar.
- 26:64Juz 19
وَاَزْلَفْنَا ثَمَّ الْاٰخَرِيْنَ ۚ
Wa azlafnā ṡammal-ākharīn(a).
Di sanalah Kami dekatkan kelompok yang lain.
- 26:65Juz 19
وَاَنْجَيْنَا مُوْسٰى وَمَنْ مَّعَهٗٓ اَجْمَعِيْنَ ۚ
Wa anjainā mūsā wa mam ma‘ahū ajma‘īn(a).
Kami selamatkan Musa dan semua orang yang bersamanya.
- 26:66Juz 19
ثُمَّ اَغْرَقْنَا الْاٰخَرِيْنَ ۗ
Ṡumma agraqnal-ākharīn(a).
Kemudian, Kami tenggelamkan kelompok yang lain.
- 26:67Juz 19
اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
- 26:68Juz 19
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:69Juz 19
وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَاَ اِبْرٰهِيْمَ ۘ
Watlu ‘alaihim naba'a ibrāhīm(a).
Bacakanlah kepada mereka berita Ibrahim.
- 26:70Juz 19
اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ وَقَوْمِهٖ مَا تَعْبُدُوْنَ
Iż qāla li'abīhi wa qaumihī mā ta‘budūn(a).
Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada bapak dan kaumnya, “Apa yang kamu sembah?”
- 26:71Juz 19
قَالُوْا نَعْبُدُ اَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عٰكِفِيْنَ
Qālū na‘budu aṣnāman fa naẓallu lahā ‘ākifīn(a).
Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan senantiasa tekun menyembahnya.”
- 26:72Juz 19
قَالَ هَلْ يَسْمَعُوْنَكُمْ اِذْ تَدْعُوْنَ ۙ
Qāla hal yasma‘ūnakum iż tad‘ūn(a).
Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?
- 26:73Juz 19
اَوْ يَنْفَعُوْنَكُمْ اَوْ يَضُرُّوْنَ
Au yanfa‘ūnakum au yaḍurrūn(a).
Atau, (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mudarat kepadamu?”
- 26:74Juz 19
قَالُوْا بَلْ وَجَدْنَآ اٰبَاۤءَنَا كَذٰلِكَ يَفْعَلُوْنَ
Qālū bal wajadnā ābā'anā każālika yaf‘alūn(a).
Mereka menjawab, “Tidak, tetapi kami mendapati nenek moyang kami berbuat begitu.”
- 26:75Juz 19
قَالَ اَفَرَءَيْتُمْ مَّا كُنْتُمْ تَعْبُدُوْنَ ۙ
Qāla afa ra'aitum mā kuntum ta‘budūn(a).
Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu memperhatikan apa yang selalu kamu sembah?
- 26:76Juz 19
اَنْتُمْ وَاٰبَاۤؤُكُمُ الْاَقْدَمُوْنَ ۙ
Antum wa ābā'ukumul-aqdamūn(a).
Kamu dan nenek moyangmu terdahulu?
- 26:77Juz 19
فَاِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِّيْٓ اِلَّا رَبَّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ
Fa innahum ‘aduwwul lī illā rabbal-‘ālamīn(a).
Sesungguhnya mereka itu adalah musuhku, lain halnya Tuhan pemelihara semesta alam.
- 26:78Juz 19
الَّذِيْ خَلَقَنِيْ فَهُوَ يَهْدِيْنِ ۙ
Allażī khalaqanī fa huwa yahdīn(i).
(Allah) yang telah menciptakanku. Maka, Dia (pula) yang memberi petunjuk kepadaku.
- 26:79Juz 19
وَالَّذِيْ هُوَ يُطْعِمُنِيْ وَيَسْقِيْنِ ۙ
Wal-lażī huwa yuṭ‘imunī wa yasqīn(i).
Dia (pula) yang memberiku makan dan minum.
- 26:80Juz 19
وَاِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِ ۙ
Wa iżā mariḍtu fa huwa yasyfīn(i).
Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku.
- 26:81Juz 19
وَالَّذِيْ يُمِيْتُنِيْ ثُمَّ يُحْيِيْنِ ۙ
Wal-lażī yumītunī ṡumma yuḥyīn(i).
(Dia) yang akan mematikanku, kemudian menghidupkanku (kembali).
- 26:82Juz 19
وَالَّذِيْٓ اَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لِيْ خَطِيْۤـَٔتِيْ يَوْمَ الدِّيْنِ ۗ
Wal-lażī aṭma‘u ay yagfira lī khaṭī'atī yaumad-dīn(i).
(Dia) yang sangat kuinginkan untuk mengampuni kesalahanku pada hari Pembalasan.”
- 26:83Juz 19
رَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَّاَلْحِقْنِيْ بِالصّٰلِحِيْنَ ۙ
Rabbi hab lī ḥukmaw wa alḥiqnī biṣ-ṣāliḥīn(a).
(Ibrahim berdoa,) “Wahai Tuhanku, berikanlah kepadaku hukum (ilmu dan hikmah) dan pertemukanlah aku dengan orang-orang saleh.
- 26:84Juz 19
وَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى الْاٰخِرِيْنَ ۙ
Waj‘al lī lisāna ṣidqin fil-ākhirīn(a).
Jadikanlah aku sebagai buah tutur yang baik di kalangan orang-orang (yang datang) kemudian.
- 26:85Juz 19
وَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ ۙ
Waj‘alnī miw waraṡati janatin na‘īm(i).
Jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan.
- 26:86Juz 19
وَاغْفِرْ لِاَبِيْٓ اِنَّهٗ كَانَ مِنَ الضَّاۤلِّيْنَ ۙ
Wagfir li'abī innahū kāna minaḍ-ḍāllīn(a).
Ampunilah ayahku! Sesungguhnya dia termasuk orang-orang sesat.
- 26:87Juz 19
وَلَا تُخْزِنِيْ يَوْمَ يُبْعَثُوْنَۙ
Wa lā tukhzinī yauma yub‘aṡūn(a).
Janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan.
- 26:88Juz 19
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ ۙ
Yauma lā yanfa‘u māluw wa lā banūn(a).
(Yaitu) pada hari ketika tidak berguna (lagi) harta dan anak-anak.
- 26:89Juz 19
اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ ۗ
Illā man atallāha biqalbin salīm(in).
Kecuali, orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”
- 26:90Juz 19
وَاُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِيْنَ ۙ
Wa uzlifatil-jannatu lil-muttaqīn(a).
Surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa.
- 26:91Juz 19
وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِلْغَاوِيْنَ ۙ
Wa burrizatil-jaḥīmu lil-gāwīn(a).
(Neraka) Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat.
- 26:92Juz 19
وَقِيْلَ لَهُمْ اَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْبُدُوْنَ ۙ
Wa qīla lahum ainamā kuntum ta‘budūn(a).
Dikatakan kepada mereka, “Di mana berhala-berhala yang selalu kamu sembah
- 26:93Juz 19
مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗهَلْ يَنْصُرُوْنَكُمْ اَوْ يَنْتَصِرُوْنَ ۗ
Min dūnillāh(i), hal yanṣurūnakum au yantaṣirūn(a).
selain Allah? Dapatkah mereka menolongmu atau menolong dirinya sendiri?”
- 26:94Juz 19
فَكُبْكِبُوْا فِيْهَا هُمْ وَالْغَاوٗنَ ۙ
Fa kubkibū fīhā hum wal-gāwūn(a).
Mereka (sesembahan itu) dijungkirbalikkan di dalamnya (neraka) bersama orang-orang yang sesat.
- 26:95Juz 19
وَجُنُوْدُ اِبْلِيْسَ اَجْمَعُوْنَ ۗ
Wa junūdu iblīsa ajma‘ūn(a).
(Begitu pula) bala tentara Iblis (dan) semuanya (dijungkirbalikkan).
- 26:96Juz 19
قَالُوْا وَهُمْ فِيْهَا يَخْتَصِمُوْنَ
Qālū wa hum fīhā yakhtaṣimūn(a).
Mereka (orang-orang sesat) berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),
- 26:97Juz 19
تَاللّٰهِ اِنْ كُنَّا لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ ۙ
Tallāhi in kunnā lafī ḍalālim mubīn(in).
“Demi Allah, sesungguhnya kami dahulu (di dunia) benar-benar dalam kesesatan yang nyata.
- 26:98Juz 19
اِذْ نُسَوِّيْكُمْ بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
Iż nusawwīkum birabbil-‘ālamīn(a).
(Yaitu) ketika kami mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan semesta alam.
- 26:99Juz 19
وَمَآ اَضَلَّنَآ اِلَّا الْمُجْرِمُوْنَ
Wa mā aḍallanā illal-mujrimūn(a).
Tidak ada yang menyesatkan kami, kecuali para pendosa.
- 26:100Juz 19
فَمَا لَنَا مِنْ شٰفِعِيْنَ ۙ
Famā lanā min syāfi‘īn(a).
Tidak ada pemberi syafaat (penolong) untuk kami.
- 26:101Juz 19
وَلَا صَدِيْقٍ حَمِيْمٍ
Wa lā ṣadīqin ḥamīm(in).
Tidak pula ada teman akrab.
- 26:102Juz 19
فَلَوْ اَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ
Falau anna lanā karratan fa nakūna minal-mu'minīn(a).
Seandainya dapat kembali (ke dunia), niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman.”
- 26:103Juz 19
اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
- 26:104Juz 19
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:105Juz 19
كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوْحِ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ ۚ
Każżabat qaumu nūḥinil-mursalīn(a).
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
- 26:106Juz 19
اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ نُوْحٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ ۚ
Iż qāla lahum akhūhum nūḥun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka, Nuh, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
- 26:107Juz 19
اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ ۙ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
- 26:108Juz 19
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
- 26:109Juz 19
وَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۚ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
- 26:110Juz 19
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.”
- 26:111Juz 19
۞ قَالُوْٓا اَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْاَرْذَلُوْنَ ۗ
Qālū anu'minu laka wattaba‘akal-arżalūn(a).
Mereka berkata, “Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal yang mengikutimu adalah orang-orang hina?”
- 26:112Juz 19
قَالَ وَمَا عِلْمِيْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۚ
Qāla wa mā ‘ilmī bimā kānū ya‘malūn(a).
Dia (Nuh) menjawab, “Apa pengetahuanku tentang apa yang biasa mereka kerjakan?
- 26:113Juz 19
اِنْ حِسَابُهُمْ اِلَّا عَلٰى رَبِّيْ لَوْ تَشْعُرُوْنَ ۚ
In ḥisābuhum illā ‘alā rabbī lau tasy‘urūn(a).
Perhitungan (amal) mereka tidak lain, kecuali ada pada Tuhanku jika kamu menyadari.
- 26:114Juz 19
وَمَآ اَنَا۠ بِطَارِدِ الْمُؤْمِنِيْنَ ۚ
Wa mā ana biṭāridil-mu'minīn(a).
Aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
- 26:115Juz 19
اِنْ اَنَا۠ اِلَّا نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ ۗ
In ana illā nażīrum mubīn(un).
Aku tidak lain, kecuali pemberi peringatan yang jelas.”
- 26:116Juz 19
قَالُوْا لَىِٕنْ لَّمْ تَنْتَهِ يٰنُوْحُ لَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْمَرْجُوْمِيْنَۗ
Qālū la'illam tantahi yā nūḥu latakūnanna minal-marjūmīn(a).
Mereka berkata, “Wahai Nuh, jika tidak berhenti (dalam berdakwah), niscaya engkau akan termasuk orang-orang yang dirajam.”
- 26:117Juz 19
قَالَ رَبِّ اِنَّ قَوْمِيْ كَذَّبُوْنِۖ
Qāla rabbi inna qaumī każżabūn(i).
Dia (Nuh) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku.
- 26:118Juz 19
فَافْتَحْ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَّنَجِّنِيْ وَمَنْ مَّعِيَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ
Faftaḥ bainī wa bainahum fatḥaw wa najjinī wa mam ma‘iya minal-mu'minīn(a).
Maka, berilah keputusan antara aku dan mereka serta selamatkanlah aku dan orang-orang mukmin bersamaku.”
- 26:119Juz 19
فَاَنْجَيْنٰهُ وَمَنْ مَّعَهٗ فِى الْفُلْكِ الْمَشْحُوْنِ
Fa anjaināhu wa mam ma‘ahū fil-fulkil-masyḥūn(i).
Kami selamatkan dia (Nuh) dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
- 26:120Juz 19
ثُمَّ اَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِيْنَ
Ṡumma agraqnā ba‘dul-bāqīn(a).
Kemudian, Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa (tidak beriman) setelah itu.
- 26:121Juz 19
اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
- 26:122Juz 19
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:123Juz 19
كَذَّبَتْ عَادُ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ ۖ
Każżabat ‘ādunil-mursalīn(a).
(Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul.
- 26:124Juz 19
اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ هُوْدٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ ۚ
Iż qāla lahum akhūhum hūdun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka, Hud, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
- 26:125Juz 19
اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ ۙ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
- 26:126Juz 19
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
- 26:127Juz 19
وَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
- 26:128Juz 19
اَتَبْنُوْنَ بِكُلِّ رِيْعٍ اٰيَةً تَعْبَثُوْنَ ۙ
Atabnūna bikulli rī‘in āyatan ta‘baṡūn(a).
Apakah kamu mendirikan istana di setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati?
- 26:129Juz 19
وَتَتَّخِذُوْنَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُوْنَۚ
Wa tattakhiżūna maṣāni‘a la‘allakum takhludūn(a).
Kamu (juga) membuat benteng-benteng dengan harapan hidup kekal?
- 26:130Juz 19
وَاِذَا بَطَشْتُمْ بَطَشْتُمْ جَبَّارِيْنَۚ
Wa iżā baṭasytum baṭasytum jabbārīn(a).
Apabila menyiksa, kamu lakukan secara kejam dan bengis.
- 26:131Juz 19
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
- 26:132Juz 19
وَاتَّقُوا الَّذِيْٓ اَمَدَّكُمْ بِمَا تَعْلَمُوْنَ ۚ
Wattaqul-lażī amaddakum bimā ta‘lamūn(a).
Bertakwalah kepada (Allah) yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
- 26:133Juz 19
اَمَدَّكُمْ بِاَنْعَامٍ وَّبَنِيْنَۙ
Amaddakum bi'an‘āmiw wa banīn(a).
Dia (Allah) telah menganugerahkan hewan ternak dan anak-anak kepadamu.
- 26:134Juz 19
وَجَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۚ
Wa jannātiw wa ‘uyūn(in).
(Dia juga menganugerahkan) kebun-kebun dan mata air.
- 26:135Juz 19
اِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ ۗ
Innī akhāfu ‘alaikum ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).
Sesungguhnya aku takut bahwa kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
- 26:136Juz 19
قَالُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْنَآ اَوَعَظْتَ اَمْ لَمْ تَكُنْ مِّنَ الْوٰعِظِيْنَ ۙ
Qālū sawā'un ‘alainā awa‘aẓta am lam takum minal-wā‘iẓīn(a).
Mereka menjawab, “Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat.
- 26:137Juz 19
اِنْ هٰذَآ اِلَّا خُلُقُ الْاَوَّلِيْنَ ۙ
In hāżā illā khuluqul-awwalīn(a).
(Agama kami) ini tidak lain adalah agama orang-orang terdahulu.
- 26:138Juz 19
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِيْنَ ۚ
Wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).
Kami (sama sekali) tidak akan diazab.”
- 26:139Juz 19
فَكَذَّبُوْهُ فَاَهْلَكْنٰهُمْۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Fa każżabūhu fa ahlaknāhum, inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Maka, mereka mendustakannya (Hud). Lalu, Kami membinasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
- 26:140Juz 19
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:141Juz 19
كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ الْمُرْسَلِيْنَ ۖ
Każżabat ṡamūdul-mursalīn(a).
(Kaum) Samud telah mendustakan para rasul.
- 26:142Juz 19
اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ صٰلِحٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ ۚ
Iż qāla lahum akhūhum ṣāliḥun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka, Saleh, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
- 26:143Juz 19
اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ ۙ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
- 26:144Juz 19
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
- 26:145Juz 19
وَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
- 26:146Juz 19
اَتُتْرَكُوْنَ فِيْ مَا هٰهُنَآ اٰمِنِيْنَ ۙ
Atutrakūna fīmā hāhunā āminīn(a).
Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (negerimu) dengan aman?
- 26:147Juz 19
فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ
Fī jannātiw wa ‘uyūn(in).
(Yaitu,) di dalam kebun-kebun dan mata air.
- 26:148Juz 19
وَّزُرُوْعٍ وَّنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيْمٌ ۚ
Wa zurū‘iw wa nakhlin ṭal‘uhā haḍīm(un).
Dan, tanam-tanaman serta pohon kurma yang mayangnya lembut.
- 26:149Juz 19
وَتَنْحِتُوْنَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوْتًا فٰرِهِيْنَ
Wa tanḥitūna minal-jibāli buyūtan fārihīn(a).
Kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah yang mewah.
- 26:150Juz 19
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
- 26:151Juz 19
وَلَا تُطِيْعُوْٓا اَمْرَ الْمُسْرِفِيْنَ ۙ
Wa lā tuṭī‘ū amral-musrifīn(a).
Janganlah mengikuti perintah orang-orang yang melampaui batas.
- 26:152Juz 19
الَّذِيْنَ يُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ وَلَا يُصْلِحُوْنَ
Allażīna yufsidūna fil-arḍi wa lā yaṣliḥūn(a).
(Mereka) yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak melakukan perbaikan.”
- 26:153Juz 19
قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ ۙ
Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn(a).
Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir.
- 26:154Juz 19
مَآ اَنْتَ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَاۙ فَأْتِ بِاٰيَةٍ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ
Mā anta illā basyarum miṡlunā, fa'ti bi'āyatin in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Engkau tidak lain hanyalah manusia seperti kami. Maka, datangkanlah tanda (mukjizat) jika engkau termasuk orang-orang yang benar.”
- 26:155Juz 19
قَالَ هٰذِهٖ نَاقَةٌ لَّهَا شِرْبٌ وَّلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ ۚ
Qāla hāżihī nāqatul lahā syirbuw wa lakum syirbu yaumim ma‘lūm(in).
Dia (Saleh) menjawab, “Ini seekor unta betina. Dia punya (giliran) minum dan kamu punya (giliran) minum (pula) pada hari yang ditentukan.
- 26:156Juz 19
وَلَا تَمَسُّوْهَا بِسُوْۤءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
Wa lā tamassūhā bisū'in fa ya'khużakum ‘ażābu yaumin ‘aẓīm(in).
Janganlah menyentuhnya dengan suatu kejahatan. Nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
- 26:157Juz 19
فَعَقَرُوْهَا فَاَصْبَحُوْا نٰدِمِيْنَ ۙ
Fa ‘aqarūhā fa aṣbaḥū nādimīn(a).
Mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi orang-orang yang menyesal.
- 26:158Juz 19
فَاَخَذَهُمُ الْعَذَابُۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Fa akhażahumul-‘ażāb(u), inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
- 26:159Juz 19
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:160Juz 19
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوْطِ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ ۖ
Każżabat qaumu lūṭinil-mursalīn(a).
Kaum Lut telah mendustakan para rasul.
- 26:161Juz 19
اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ لُوْطٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ ۚ
Iż qāla lahum akhūhum lūṭun alā tattaqūn(a).
Ketika saudara mereka, Lut, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?”
- 26:162Juz 19
اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ ۙ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
- 26:163Juz 19
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
- 26:164Juz 19
وَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
- 26:165Juz 19
اَتَأْتُوْنَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعٰلَمِيْنَ ۙ
Ata'tūnaż-żukrāna minal-‘ālamīn(a).
Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks)?
- 26:166Juz 19
وَتَذَرُوْنَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِّنْ اَزْوَاجِكُمْۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُوْنَ
Wa tażarūna mā khalaqa lakum rabbukum min azwājikum, bal antum qamun ‘ādūn(a).
Sementara itu, kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istrimu? Kamu (memang) kaum yang melampaui batas.”
- 26:167Juz 19
قَالُوْا لَىِٕنْ لَّمْ تَنْتَهِ يٰلُوْطُ لَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِيْنَ
Qālū la'illam tantahi yā lūṭu latakūnanna minal-mukhrajīn(a).
Mereka menjawab, “Wahai Lut, jika tidak berhenti (melarang kami), niscaya engkau benar-benar akan termasuk orang-orang yang diusir.”
- 26:168Juz 19
قَالَ اِنِّيْ لِعَمَلِكُمْ مِّنَ الْقَالِيْنَ ۗ
Qāla innī li‘amalikum minal-qālīn(a).
Dia (Lut) berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang sangat benci terhadap perbuatanmu.”
- 26:169Juz 19
رَبِّ نَجِّنِيْ وَاَهْلِيْ مِمَّا يَعْمَلُوْنَ
Rabbi najjinī wa ahlī mimmā ya‘malūn(a).
(Lut berdoa,) “Wahai Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari apa yang mereka perbuat.”
- 26:170Juz 19
فَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗٓ اَجْمَعِيْنَ ۙ
Fa najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).
Maka, Kami selamatkan dia bersama semua keluarganya,
- 26:171Juz 19
اِلَّا عَجُوْزًا فِى الْغٰبِرِيْنَ ۚ
Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk golongan (orang-orang kafir) yang tertinggal.
- 26:172Juz 19
ثُمَّ دَمَّرْنَا الْاٰخَرِيْنَ ۚ
Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).
Kemudian, Kami binasakan yang lain.
- 26:173Juz 19
وَاَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَّطَرًاۚ فَسَاۤءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِيْنَ
Wa amṭarnā ‘alaihim maṭarā(n), fa sā'a maṭarul-munżarīn(a).
Kami hujani mereka (dengan batu). Betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
- 26:174Juz 19
اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
- 26:175Juz 19
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:176Juz 19
كَذَّبَ اَصْحٰبُ لْـَٔيْكَةِ الْمُرْسَلِيْنَ ۖ
Każżaba aṣḥābul-aikatil-mursalīn(a).
Penduduk Aikah (Madyan) telah mendustakan para rasul.
- 26:177Juz 19
اِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ اَلَا تَتَّقُوْنَ ۚ
Iż qāla lahum syu‘aibun alā tattaqūn(a).
Ketika Syu‘aib berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
- 26:178Juz 19
اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ ۙ
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
- 26:179Juz 19
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
- 26:180Juz 19
وَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
- 26:181Juz 19
۞ اَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ الْمُخْسِرِيْنَ ۚ
Auful-kaila wa lā takūnū minal-mukhsirīn(a).
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan orang lain.
- 26:182Juz 19
وَزِنُوْا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيْمِ ۚ
Wazinū bil-qisṭāsil-mustaqīm(i).
Timbanglah dengan timbangan yang benar.
- 26:183Juz 19
وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ اَشْيَاۤءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِى الْاَرْضِ مُفْسِدِيْنَ ۚ
Wa lā tabkhasun-nāsa asy-yā'ahum wa lā ta‘ṡau fil-arḍi mufsidīn(a).
Janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi.
- 26:184Juz 19
وَاتَّقُوا الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْاَوَّلِيْنَ ۗ
Wattaqul-lażī khalaqakum wal-jibillatal-awwalīn(a).
Bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakanmu dan umat-umat yang terdahulu.”
- 26:185Juz 19
قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ ۙ
Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn(a).
Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir.
- 26:186Juz 19
وَمَآ اَنْتَ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَاِنْ نَّظُنُّكَ لَمِنَ الْكٰذِبِيْنَ ۚ
Wa mā anta illā basyarum miṡlunā wa in naẓunnuka laminal-kāżibīn(a).
Engkau tidak lain hanyalah seorang manusia seperti kami dan sesungguhnya kami yakin bahwa engkau benar-benar termasuk para pembohong.
- 26:187Juz 19
فَاَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِّنَ السَّمَاۤءِ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ ۗ
Fa asqiṭ ‘alainā kisafam minas-samā'i in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Maka, jatuhkanlah kepada kami kepingan-kepingan dari langit (agar kami binasa) jika engkau termasuk orang-orang yang benar.”
- 26:188Juz 19
قَالَ رَبِّيْٓ اَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ
Qāla rabbī a‘lamu bimā ta‘malūn(a).
Dia (Syu‘aib) berkata, “Tuhanku paling mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
- 26:189Juz 19
فَكَذَّبُوْهُ فَاَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ ۗاِنَّهٗ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
Fa każżabūhu fa akhażahum ‘ażābu yaumiẓ-ẓullah(ti), innahū kāna ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).
Lalu, mereka mendustakannya (Syu‘aib). Maka, mereka ditimpa azab pada hari yang berawan gelap. Sesungguhnya itu adalah azab hari yang dahsyat.
- 26:190Juz 19
اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
- 26:191Juz 19
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:192Juz 19
وَاِنَّهٗ لَتَنْزِيْلُ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۗ
Wa innahū latanzīlu rabbil-‘ālamīn(a).
Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar diturunkan Tuhan semesta alam.
- 26:193Juz 19
نَزَلَ بِهِ الرُّوْحُ الْاَمِيْنُ ۙ
Nazala bihir rūḥul-amīn(u).
Ia (Al-Qur’an) dibawa turun oleh Ruhulamin (Jibril).
- 26:194Juz 19
عَلٰى قَلْبِكَ لِتَكُوْنَ مِنَ الْمُنْذِرِيْنَ ۙ
‘Alā qalbika litakūna minal-munżirīn(a).
(Diturunkan) ke dalam hatimu (Nabi Muhammad) agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan.
- 26:195Juz 19
بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِيْنٍ ۗ
Bilisānin ‘arabiyyim mubīn(in).
(Diturunkan) dengan bahasa Arab yang jelas.
- 26:196Juz 19
وَاِنَّهٗ لَفِيْ زُبُرِ الْاَوَّلِيْنَ
Wa innahū lafī zuburil-awwalīn(a).
Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar (disebut) dalam kitab-kitab orang terdahulu.
- 26:197Juz 19
اَوَلَمْ يَكُنْ لَّهُمْ اٰيَةً اَنْ يَّعْلَمَهٗ عُلَمٰۤؤُا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ
Awalam yakul lahum āyatan ay ya‘lamahū ‘ulamā'u banī isrā'īl(a).
Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka bahwa ia (Al-Qur’an) diketahui oleh para ulama Bani Israil?
- 26:198Juz 19
وَلَوْ نَزَّلْنٰهُ عَلٰى بَعْضِ الْاَعْجَمِيْنَ ۙ
Wa lau nazzalnāhū ‘alā ba‘ḍil-a‘jamīn(a).
Seandainya Kami menurunkannya kepada sebagian dari golongan non-Arab.
- 26:199Juz 19
فَقَرَاَهٗ عَلَيْهِمْ مَّا كَانُوْا بِهٖ مُؤْمِنِيْنَ ۗ
Fa qara'ahū ‘alaihim mā kānū bihī mu'minīn(a).
Lalu, dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir), niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
- 26:200Juz 19
كَذٰلِكَ سَلَكْنٰهُ فِيْ قُلُوْبِ الْمُجْرِمِيْنَ ۗ
Każālika salaknāhu fī qulūbil-mujrimīn(a).
Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati para pendurhaka.
- 26:201Juz 19
لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ حَتّٰى يَرَوُا الْعَذَابَ الْاَلِيْمَ
Lā yu'minūna bihī ḥattā yarawul-‘ażābal-alīm(a).
Mereka tidak akan beriman kepadanya hingga melihat azab yang pedih.
- 26:202Juz 19
فَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ ۙ
Fa ya'tiyahum bagtataw wa hum lā yasy‘urūn(a).
Maka, datanglah ia (azab) kepada mereka secara tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadarinya.
- 26:203Juz 19
فَيَقُوْلُوْا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُوْنَ ۗ
Fa yaqūlū hal naḥnu munẓarūn(a).
Lalu, mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan waktu?”
- 26:204Juz 19
اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ
Afa bi‘ażābinā yasta‘jilūn(a).
Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami disegerakan?
- 26:205Juz 19
اَفَرَءَيْتَ اِنْ مَّتَّعْنٰهُمْ سِنِيْنَ ۙ
Afa ra'aita im matta‘nāhum sinīn(a).
Bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun?
- 26:206Juz 19
ثُمَّ جَاۤءَهُمْ مَّا كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ ۙ
Ṡumma jā'ahum mā kānū yū‘adūn(a).
Kemudian, ia (azab) yang diancamkan datang kepada mereka.
- 26:207Juz 19
مَآ اَغْنٰى عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يُمَتَّعُوْنَ ۗ
Mā agnā ‘anhum mā kānū yumatta‘ūn(a).
Niscaya kenikmatan yang mereka rasakan tidak berguna baginya.
- 26:208Juz 19
وَمَآ اَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ اِلَّا لَهَا مُنْذِرُوْنَ ۖ
Wa mā ahlaknā min qaryatin illā lahā munżirūn(a).
Kami tidak membinasakan suatu negeri, kecuali setelah ada pemberi peringatan kepadanya.
- 26:209Juz 19
ذِكْرٰىۚ وَمَا كُنَّا ظٰلِمِيْنَ
Żikrā, wa mā kunnā ẓālimīn(a).
(Hal itu) sebagai peringatan. Kami sekali-kali bukanlah orang-orang zalim.
- 26:210Juz 19
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيٰطِيْنُ
Wa mā tanazzalat bihisy-syayāṭīn(u).
(Al-Qur’an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan.
- 26:211Juz 19
وَمَا يَنْۢبَغِيْ لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيْعُوْنَ ۗ
Wa mā yambagī lahum wa mā yastaṭī‘ūn(a).
Tidaklah pantas bagi mereka (membawa turun Al-Qur’an itu) dan mereka pun tidak akan sanggup.
- 26:212Juz 19
اِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُوْلُوْنَ ۗ
Innahum ‘anis-sam‘i lama‘zūlūn(a).
Sesungguhnya mereka (setan-setan) benar-benar dijauhkan (dari berita langit).
- 26:213Juz 19
فَلَا تَدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ فَتَكُوْنَ مِنَ الْمُعَذَّبِيْنَ
Falā tad‘u ma‘allāhi ilāhan ākhara fa takūna minal-mu‘ażżabīn(a).
Maka, janganlah engkau (Nabi Muhammad) menyembah Tuhan lain bersama Allah. Nanti kamu termasuk orang-orang yang diazab.
- 26:214Juz 19
وَاَنْذِرْ عَشِيْرَتَكَ الْاَقْرَبِيْنَ ۙ
Wa anżir ‘asyīratakal-aqrabīn(a).
Berilah peringatan kepada keluargamu yang terdekat.
- 26:215Juz 19
وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ ۚ
Wakhfiḍ janāḥaka limanittaba‘aka minal-mu'minīn(a).
Rendahkanlah hatimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang mukmin.
- 26:216Juz 19
فَاِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ اِنِّيْ بَرِيْۤءٌ مِّمَّا تَعْمَلُوْنَ ۚ
Fa in ‘aṣauka faqul innī barī'um mimmā ta‘malūn(a).
Jika mereka mendurhakaimu, katakanlah, “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.”
- 26:217Juz 19
وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِ ۙ
Wa tawakkal ‘alal-‘azīzir-raḥīm(i).
Bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
- 26:218Juz 19
الَّذِيْ يَرٰىكَ حِيْنَ تَقُوْمُ
Allażī yarāka ḥīna taqūm(u).
(Dia) yang melihat ketika engkau berdiri (untuk salat).
- 26:219Juz 19
وَتَقَلُّبَكَ فِى السّٰجِدِيْنَ
Wa taqallubaka fis-sājidīn(a).
Dan, (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.
- 26:220Juz 19
اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Innahū huwas-samī‘ul-‘alīm(u).
Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
- 26:221Juz 19
هَلْ اُنَبِّئُكُمْ عَلٰى مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيٰطِيْنُ ۗ
Hal unabbi'ukum ‘alā man tanazzalusy-syayāṭīn(u).
Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?
- 26:222Juz 19
تَنَزَّلُ عَلٰى كُلِّ اَفَّاكٍ اَثِيْمٍ ۙ
Tanazzalu ‘alā kulli affākin aṡīm(in).
Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta lagi banyak berdosa.
- 26:223Juz 19
يُّلْقُوْنَ السَّمْعَ وَاَكْثَرُهُمْ كٰذِبُوْنَ ۗ
Yulqūnas-sam‘a wa akṡaruhum kāżibūn(a).
Mereka menyampaikan hasil pendengarannya, sedangkan kebanyakan mereka adalah para pendusta.
- 26:224Juz 19
وَالشُّعَرَاۤءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوٗنَ ۗ
Wasy-syu‘arā'u yattabi‘uhumul-gāwūn(a).
Para penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
- 26:225Juz 19
اَلَمْ تَرَ اَنَّهُمْ فِيْ كُلِّ وَادٍ يَّهِيْمُوْنَ ۙ
Alam tara annahum fī kulli wādiy yahīmūn(a).
Tidakkah engkau melihat bahwa mereka merambah setiap lembah kepalsuan
- 26:226Juz 19
وَاَنَّهُمْ يَقُوْلُوْنَ مَا لَا يَفْعَلُوْنَ ۙ
Wa annahum yaqūlūna mā lā yaf‘alūn(a).
dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(-nya)?
- 26:227Juz 19
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَذَكَرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّانْتَصَرُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوْا ۗوَسَيَعْلَمُ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْٓا اَيَّ مُنْقَلَبٍ يَّنْقَلِبُوْنَ ࣖ
Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa żakarullāha kaṡīraw wantaṣarū mim ba‘di mā ẓulimū, wa saya‘lamul-lażīna ẓalamū ayya munqalabiy yanqalibūn(a).
Kecuali (para penyair) yang beriman, beramal saleh, banyak mengingat Allah, dan bangkit membela (kebenaran) setelah terzalimi. Orang-orang yang zalim kelak akan mengetahui ke mana mereka akan kembali.