Semua surah

الحاقة

69. Al-Haqqah

Kenyataan (Hari Kiamat) · Makkiyah · 52 ayat · Juz 29

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Pengaturan bacaan

Tampilan

Mushaf
Panduan warna tajwid

Ketuk nama kelompok untuk menampilkan atau menyembunyikan warnanya.

  • Izhar Halqi Nun sukun/tanwin bertemu huruf tenggorokan ء ه ع ح غ خ, dibaca jelas tanpa dengung.
  • Idgham Bighunnah Nun sukun/tanwin bertemu ي ن م و di kata berikutnya, dilebur dengan dengung 2 harakat.
  • Idgham Bilaghunnah Nun sukun/tanwin bertemu ل atau ر, dilebur tanpa dengung.
  • Iqlab Nun sukun/tanwin bertemu ب, bunyi nun berubah menjadi mim disertai dengung.
  • Ikhfa Haqiqi Nun sukun/tanwin bertemu salah satu dari 15 huruf ikhfa, dibaca samar dengan dengung.
  • Izhar Syafawi Mim sukun bertemu huruf selain م dan ب, dibaca jelas di bibir tanpa dengung.
  • Idgham Mimi Mim sukun bertemu م, dilebur menjadi satu mim bertasydid dengan dengung.
  • Ikhfa Syafawi Mim sukun bertemu ب, dibaca samar di bibir dengan dengung.
  • Idgham Mutamatsilain Huruf sukun bertemu huruf yang sama, dilebur menjadi satu huruf bertasydid.
  • Idgham Mutajanisain Huruf sukun bertemu huruf yang sama makhrajnya tetapi beda sifat (mis. ت–ط, د–ت, ذ–ظ, ب–م), dilebur.
  • Idgham Mutaqaribain Huruf sukun bertemu huruf yang makhraj dan sifatnya berdekatan (ل–ر, ق–ك), dilebur.
  • Ghunnah Musyaddadah Nun atau mim bertasydid, dibaca dengan dengung sekitar 2 harakat.
  • Qalqalah Kubra Huruf ق ط ب ج د di akhir bacaan yang disukunkan karena waqaf, pantulannya lebih kuat.
  • Qalqalah Sughra Huruf ق ط ب ج د yang bersukun asli di tengah bacaan, dibaca memantul ringan.
  • Mad Thabi'i Mad asli: huruf mad (ا و ي atau alif kecil) setelah harakat yang sesuai, dipanjangkan 2 harakat.
  • Mad Badal Hamzah bertemu huruf mad (mis. ءَامَنُوا), dipanjangkan 2 harakat.
  • Mad 'Iwadh Fathatain di akhir bacaan saat waqaf, tanwinnya diganti alif sehingga dibaca panjang 2 harakat.
  • Mad Shilah Qashirah Ha dhamir di antara dua huruf berharakat, dipanjangkan 2 harakat (tidak dibaca panjang saat waqaf).
  • Mad Shilah Thawilah Mad shilah yang bertemu hamzah, dipanjangkan 4–5 harakat.
  • Mad Wajib Muttasil Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata, dipanjangkan 4–5 harakat.
  • Mad Jaiz Munfasil Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di awal kata berikutnya, dipanjangkan 2–5 harakat.
  • Mad 'Aridh Lissukun Huruf mad sebelum huruf terakhir yang disukunkan karena waqaf, dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat.
  • Mad Lin Wau/ya sukun setelah fathah sebelum huruf terakhir yang diwaqafkan, dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat.
  • Mad Lazim Kilmi Mutsaqqal Huruf mad bertemu huruf bertasydid dalam satu kata, dipanjangkan 6 harakat.
  • Mad Lazim Kilmi Mukhaffaf Huruf mad bertemu huruf sukun asli dalam satu kata (mis. ءَآلْـَٰٔنَ), dipanjangkan 6 harakat.
  • Mad Lazim Harfi Huruf muqatta'ah di awal surah (mis. الٓمٓ) yang dibaca panjang 6 harakat.
  • Alif Lam Syamsiyah Lam pada "al-" tidak dibaca karena dilebur ke huruf syamsiyah bertasydid sesudahnya.
  • Alif Lam Qamariyah Lam pada "al-" dibaca jelas karena bertemu huruf qamariyah.
  • Hamzah Washal Hamzah yang dibaca hanya saat memulai bacaan dan gugur saat bacaan disambung.
  • Tidak Dibaca Huruf yang ditulis dalam rasm Utsmani tetapi tidak dilafalkan.
  • Lam Jalalah Tafkhim Lam pada lafaz Allah setelah fathah atau dhammah, dibaca tebal.
  • Lam Jalalah Tarqiq Lam pada lafaz Allah setelah kasrah, dibaca tipis.
  • Ra Tafkhim Ra dibaca tebal: berharakat fathah/dhammah, atau sukun setelah fathah/dhammah, hamzah washal, atau sebelum huruf isti‘la.
  • Ra Tarqiq Ra dibaca tipis: berharakat kasrah, sukun setelah kasrah asli, atau diwaqafkan setelah ya sukun.

Penandaan dihitung otomatis dari kaidah tajwid riwayat Hafs, dengan asumsi waqaf di akhir ayat. Tetap belajar langsung kepada guru untuk pelafalan yang benar.

Audio

Ulang
  1. 69:1
    Juz 29

    اَلْحَاۤقَّةُۙ

    Al-ḥāqqah(tu).

    Al-Ḥāqqah (hari Kiamat yang pasti datang).

  2. 69:2
    Juz 29

    مَا الْحَاۤقَّةُ ۚ

    Mal-ḥāqqah(tu).

    Apakah al-Ḥāqqah itu?

  3. 69:3
    Juz 29

    وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحَاۤقَّةُ ۗ

    Wa mā adrāka mal-ḥāqqah(tu).

    Tahukah kamu apakah al-Ḥāqqah itu?

  4. 69:4
    Juz 29

    كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ وَعَادٌ ۢبِالْقَارِعَةِ

    Każżabat ṡamūdu wa ‘ādum bil-qāri‘ah(ti).

    (Kaum) Samud dan ‘Ad telah mendustakan al-Qāri‘ah (hari Kiamat yang menggetarkan hati).

  5. 69:5
    Juz 29

    فَاَمَّا ثَمُوْدُ فَاُهْلِكُوْا بِالطَّاغِيَةِ

    Fa'ammā ṡamūdu fa uhlikū biṭ-ṭāgiyah(ti).

    Adapun (kaum) Samud, mereka telah dibinasakan dengan suara yang sangat keras,

  6. 69:6
    Juz 29

    وَاَمَّا عَادٌ فَاُهْلِكُوْا بِرِيْحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍۙ

    Wa ammā ‘ādun fa'uhlikū birīḥin ṣarṣarin ‘ātiyah(tin).

    sedangkan (kaum) ‘Ad telah dibinasakan dengan angin topan yang sangat dingin.

  7. 69:7
    Juz 29

    سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَّثَمٰنِيَةَ اَيَّامٍۙ حُسُوْمًا فَتَرَى الْقَوْمَ فِيْهَا صَرْعٰىۙ كَاَنَّهُمْ اَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍۚ

    Sakhkharahā ‘alaihim sab‘a layāliw wa ṡamāniyata ayyām(in), ḥusūman fataral-qauma fīhā ṣar‘ā, ka'annahum a‘jāzu nakhlin khāwiyah(tin).

    Dia menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus. Maka, kamu melihat kaum (‘Ad) pada waktu itu mati bergelimpangan seperti batang-batang pohon kurma yang telah (lapuk) bagian dalamnya.

  8. 69:8
    Juz 29

    فَهَلْ تَرٰى لَهُمْ مِّنْۢ بَاقِيَةٍ

    Fahal tarā lahum mim bāqiyah(tin).

    Adakah kamu melihat seorang pun yang masih tersisa di antara mereka?

  9. 69:9
    Juz 29

    وَجَاۤءَ فِرْعَوْنُ وَمَنْ قَبْلَهٗ وَالْمُؤْتَفِكٰتُ بِالْخَاطِئَةِۚ

    Wa jā'a fir‘aunu wa man qablahū wal-mu'tafikātu bil-khāṭi'ah(ti).

    Begitu juga, Firʻaun dan orang-orang yang sebelumnya serta (penduduk) negeri-negeri yang dijungkirbalikkan datang dengan membawa kesalahan yang besar.

  10. 69:10
    Juz 29

    فَعَصَوْا رَسُوْلَ رَبِّهِمْ فَاَخَذَهُمْ اَخْذَةً رَّابِيَةً

    Fa ‘aṣau rasūla rabbihim fa akhażahum akhżatar rābiyah(tan).

    Mereka mendurhakai utusan Tuhannya, lalu Dia menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.

  11. 69:11
    Juz 29

    اِنَّا لَمَّا طَغَا الْمَاۤءُ حَمَلْنٰكُمْ فِى الْجَارِيَةِۙ

    Innā lammā ṭagal-mā'u ḥamalnākum fil-jāriyah(ti).

    Sesungguhnya ketika air naik (sampai ke gunung), Kami membawa (nenek moyang)-mu ke dalam (bahtera) yang berlayar

  12. 69:12
    Juz 29

    لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةً وَّتَعِيَهَآ اُذُنٌ وَّاعِيَةٌ

    Linaj‘alahā lakum tażkirataw wa ta‘iyahā użunuw wā‘iyah(tun).

    agar Kami jadikan (peristiwa) itu sebagai peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.

  13. 69:13
    Juz 29

    فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ نَفْخَةٌ وَّاحِدَةٌ ۙ

    Fa iżā nufikha fiṣ-ṣūri nafkhatuw wāḥidah(tun).

    Apabila sangkakala ditiup dengan sekali tiupan

  14. 69:14
    Juz 29

    وَّحُمِلَتِ الْاَرْضُ وَالْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَّاحِدَةًۙ

    Wa ḥumilatil-arḍu wal-jibālu fa dukkatā dakkataw wāḥidah(tan).

    dan bumi serta gunung-gunung diangkat lalu dibenturkan dengan sekali benturan,

  15. 69:15
    Juz 29

    فَيَوْمَىِٕذٍ وَّقَعَتِ الْوَاقِعَةُۙ

    Fayauma'iżiw waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).

    pada hari itu terjadilah kiamat.

  16. 69:16
    Juz 29

    وَانْشَقَّتِ السَّمَاۤءُ فَهِيَ يَوْمَىِٕذٍ وَّاهِيَةٌۙ

    Wansyaqqatis-samā'u fahiya yauma'iżiw wāhiyah(tun).

    Langit juga terbelah karena pada hari itu ia rapuh.

  17. 69:17
    Juz 29

    وَّالْمَلَكُ عَلٰٓى اَرْجَاۤىِٕهَاۗ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ ثَمٰنِيَةٌ ۗ

    Wal-malaku ‘alā arjā'ihā, wa yaḥmilu ‘arsya rabbika fauqahum yauma'iżin ṡamāniyah(tun).

    Para malaikat berada di berbagai penjurunya (langit). Pada hari itu delapan malaikat menjunjung ʻArasy (singgasana) Tuhanmu di atas mereka.

  18. 69:18
    Juz 29

    يَوْمَىِٕذٍ تُعْرَضُوْنَ لَا تَخْفٰى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ

    Yauma'iżin tu‘raḍūna lā takhfā minkum khāfiyah(tun).

    Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu). Tidak ada sesuatu pun dari kamu yang tersembunyi.

  19. 69:19
    Juz 29

    فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖ فَيَقُوْلُ هَاۤؤُمُ اقْرَءُوْا كِتٰبِيَهْۚ

    Fa ammā man ūtiya kitābahū biyamīnihī fa yaqūlu hā'umuqra'ū kitābiyah.

    Adapun orang yang diberi catatan amalnya di tangan kanannya, dia berkata (kepada orang-orang di sekelilingnya), “Ambillah (dan) bacalah kitabku (ini)!

  20. 69:20
    Juz 29

    اِنِّيْ ظَنَنْتُ اَنِّيْ مُلٰقٍ حِسَابِيَهْۚ

    Innī ẓanantu annī mulāqin ḥisābiyah.

    Sesungguhnya (saat di dunia) aku yakin bahwa (suatu saat) aku akan menerima perhitungan diriku.”

Belum ada yang diputar