Semua surah

الغاشية

88. Al-Ghashiyah

Hari Pembalasan · Makkiyah · 26 ayat · Juz 30

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Pengaturan bacaan

Tampilan

Mushaf
Panduan warna tajwid

Ketuk nama kelompok untuk menampilkan atau menyembunyikan warnanya.

  • Izhar Halqi Nun sukun/tanwin bertemu huruf tenggorokan ء ه ع ح غ خ, dibaca jelas tanpa dengung.
  • Idgham Bighunnah Nun sukun/tanwin bertemu ي ن م و di kata berikutnya, dilebur dengan dengung 2 harakat.
  • Idgham Bilaghunnah Nun sukun/tanwin bertemu ل atau ر, dilebur tanpa dengung.
  • Iqlab Nun sukun/tanwin bertemu ب, bunyi nun berubah menjadi mim disertai dengung.
  • Ikhfa Haqiqi Nun sukun/tanwin bertemu salah satu dari 15 huruf ikhfa, dibaca samar dengan dengung.
  • Izhar Syafawi Mim sukun bertemu huruf selain م dan ب, dibaca jelas di bibir tanpa dengung.
  • Idgham Mimi Mim sukun bertemu م, dilebur menjadi satu mim bertasydid dengan dengung.
  • Ikhfa Syafawi Mim sukun bertemu ب, dibaca samar di bibir dengan dengung.
  • Idgham Mutamatsilain Huruf sukun bertemu huruf yang sama, dilebur menjadi satu huruf bertasydid.
  • Idgham Mutajanisain Huruf sukun bertemu huruf yang sama makhrajnya tetapi beda sifat (mis. ت–ط, د–ت, ذ–ظ, ب–م), dilebur.
  • Idgham Mutaqaribain Huruf sukun bertemu huruf yang makhraj dan sifatnya berdekatan (ل–ر, ق–ك), dilebur.
  • Ghunnah Musyaddadah Nun atau mim bertasydid, dibaca dengan dengung sekitar 2 harakat.
  • Qalqalah Kubra Huruf ق ط ب ج د di akhir bacaan yang disukunkan karena waqaf, pantulannya lebih kuat.
  • Qalqalah Sughra Huruf ق ط ب ج د yang bersukun asli di tengah bacaan, dibaca memantul ringan.
  • Mad Thabi'i Mad asli: huruf mad (ا و ي atau alif kecil) setelah harakat yang sesuai, dipanjangkan 2 harakat.
  • Mad Badal Hamzah bertemu huruf mad (mis. ءَامَنُوا), dipanjangkan 2 harakat.
  • Mad 'Iwadh Fathatain di akhir bacaan saat waqaf, tanwinnya diganti alif sehingga dibaca panjang 2 harakat.
  • Mad Shilah Qashirah Ha dhamir di antara dua huruf berharakat, dipanjangkan 2 harakat (tidak dibaca panjang saat waqaf).
  • Mad Shilah Thawilah Mad shilah yang bertemu hamzah, dipanjangkan 4–5 harakat.
  • Mad Wajib Muttasil Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata, dipanjangkan 4–5 harakat.
  • Mad Jaiz Munfasil Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di awal kata berikutnya, dipanjangkan 2–5 harakat.
  • Mad 'Aridh Lissukun Huruf mad sebelum huruf terakhir yang disukunkan karena waqaf, dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat.
  • Mad Lin Wau/ya sukun setelah fathah sebelum huruf terakhir yang diwaqafkan, dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat.
  • Mad Lazim Kilmi Mutsaqqal Huruf mad bertemu huruf bertasydid dalam satu kata, dipanjangkan 6 harakat.
  • Mad Lazim Kilmi Mukhaffaf Huruf mad bertemu huruf sukun asli dalam satu kata (mis. ءَآلْـَٰٔنَ), dipanjangkan 6 harakat.
  • Mad Lazim Harfi Huruf muqatta'ah di awal surah (mis. الٓمٓ) yang dibaca panjang 6 harakat.
  • Alif Lam Syamsiyah Lam pada "al-" tidak dibaca karena dilebur ke huruf syamsiyah bertasydid sesudahnya.
  • Alif Lam Qamariyah Lam pada "al-" dibaca jelas karena bertemu huruf qamariyah.
  • Hamzah Washal Hamzah yang dibaca hanya saat memulai bacaan dan gugur saat bacaan disambung.
  • Tidak Dibaca Huruf yang ditulis dalam rasm Utsmani tetapi tidak dilafalkan.
  • Lam Jalalah Tafkhim Lam pada lafaz Allah setelah fathah atau dhammah, dibaca tebal.
  • Lam Jalalah Tarqiq Lam pada lafaz Allah setelah kasrah, dibaca tipis.
  • Ra Tafkhim Ra dibaca tebal: berharakat fathah/dhammah, atau sukun setelah fathah/dhammah, hamzah washal, atau sebelum huruf isti‘la.
  • Ra Tarqiq Ra dibaca tipis: berharakat kasrah, sukun setelah kasrah asli, atau diwaqafkan setelah ya sukun.

Penandaan dihitung otomatis dari kaidah tajwid riwayat Hafs, dengan asumsi waqaf di akhir ayat. Tetap belajar langsung kepada guru untuk pelafalan yang benar.

Audio

Ulang
  1. 88:1
    Juz 30

    هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ الْغَاشِيَةِۗ

    Hal atāka ḥadīṡul-gāsyiyah(ti).

    Sudahkah sampai kepadamu berita tentang al-Gāsyiyah (hari Kiamat yang menutupi kesadaran manusia dengan kedahsyatannya)?

  2. 88:2
    Juz 30

    وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ خَاشِعَةٌ ۙ

    Wujūhuy yauma'iżin khāsyi‘ah(tun).

    Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk hina

  3. 88:3
    Juz 30

    عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ ۙ

    ‘Amilatun nāṣibah(tun).

    (karena) berusaha keras (menghindari azab neraka) lagi kepayahan (karena dibelenggu).

  4. 88:4
    Juz 30

    تَصْلٰى نَارًا حَامِيَةً ۙ

    Taṣlā nāran ḥāmiyah(tan).

    Mereka memasuki api (neraka) yang sangat panas.

  5. 88:5
    Juz 30

    تُسْقٰى مِنْ عَيْنٍ اٰنِيَةٍ ۗ

    Tusqā min ‘ainin āniyah(tin).

    (Mereka) diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.

  6. 88:6
    Juz 30

    لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ اِلَّا مِنْ ضَرِيْعٍۙ

    Laisa lahum ṭa‘āmun illā min ḍarī‘(in).

    Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,

  7. 88:7
    Juz 30

    لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِيْ مِنْ جُوْعٍۗ

    Lā yusminu wa lā yugnī min jū‘(in).

    yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.

  8. 88:8
    Juz 30

    وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ نَّاعِمَةٌ ۙ

    Wujūhuy yauma'iżin nā‘imah(tun).

    Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,

  9. 88:9
    Juz 30

    لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌ ۙ

    Lisa‘yihā rāḍiyah(tun).

    merasa puas karena usahanya.

  10. 88:10
    Juz 30

    فِيْ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ

    Fī jannatin ‘āliyah(tin).

    (Mereka) dalam surga yang tinggi.

  11. 88:11
    Juz 30

    لَّا تَسْمَعُ فِيْهَا لَاغِيَةً ۗ

    Lā tasama‘u fīhā lāgiyah(tan).

    Di sana kamu tidak mendengar (perkataan) yang tidak berguna.

  12. 88:12
    Juz 30

    فِيْهَا عَيْنٌ جَارِيَةٌ ۘ

    Fīhā ‘ainun jāriyah(tun).

    Di sana ada mata air yang mengalir.

  13. 88:13
    Juz 30

    فِيْهَا سُرُرٌ مَّرْفُوْعَةٌ ۙ

    Fīhā sururum marfū‘ah(tun).

    Di sana ada (pula) dipan-dipan yang ditinggikan,

  14. 88:14
    Juz 30

    وَّاَكْوَابٌ مَّوْضُوْعَةٌ ۙ

    Wa akwābum mauḍū‘ah(tun).

    gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya),

  15. 88:15
    Juz 30

    وَّنَمَارِقُ مَصْفُوْفَةٌ ۙ

    Wa namāriqu maṣfūfah(tun).

    bantal-bantal sandaran yang tersusun,

  16. 88:16
    Juz 30

    وَّزَرَابِيُّ مَبْثُوْثَةٌ ۗ

    Wa zarābiyyu mabṡūṡah(tun).

    dan permadani-permadani yang terhampar.

  17. 88:17
    Juz 30

    اَفَلَا يَنْظُرُوْنَ اِلَى الْاِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْۗ

    Afalā yanẓurūna ilal-ibili kaifa khuliqat.

    Tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana ia diciptakan?

  18. 88:18
    Juz 30

    وَاِلَى السَّمَاۤءِ كَيْفَ رُفِعَتْۗ

    Wa ilas-samā'i kaifa rufi‘at.

    Bagaimana langit ditinggikan?

  19. 88:19
    Juz 30

    وَاِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْۗ

    Wa ilal-jibāli kaifa nuṣibat.

    Bagaimana gunung-gunung ditegakkan?

  20. 88:20
    Juz 30

    وَاِلَى الْاَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْۗ

    Wa ilal-arḍi kaifa suṭiḥat.

    Bagaimana pula bumi dihamparkan?

  21. 88:21
    Juz 30

    فَذَكِّرْۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُذَكِّرٌۙ

    Fa żakkir, innamā anta mużakkir(un).

    Maka, berilah peringatan karena sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.

  22. 88:22
    Juz 30

    لَّسْتَ عَلَيْهِمْ بِمُصَيْطِرٍۙ

    Lasta ‘alaihim bimusaiṭir(in).

    Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.

  23. 88:23
    Juz 30

    اِلَّا مَنْ تَوَلّٰى وَكَفَرَۙ

    Illā man tawallā wa kafar(a).

    Akan tetapi, orang yang berpaling dan kufur,

  24. 88:24
    Juz 30

    فَيُعَذِّبُهُ اللّٰهُ الْعَذَابَ الْاَكْبَرَۗ

    Fa yu‘ażżibuhullāhul-‘ażābal-akbar(a).

    Allah akan mengazabnya dengan azab yang paling besar.

  25. 88:25
    Juz 30

    اِنَّ اِلَيْنَآ اِيَابَهُمْ

    Inna ilainā iyābahum.

    Sesungguhnya kepada Kamilah mereka kembali.

  26. 88:26
    Juz 30

    ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ ࣖ

    Ṡumma inna ‘alainā ḥisābahum.

    Kemudian, sesungguhnya Kamilah yang berhak melakukan hisab (perhitungan) atas mereka.

Belum ada yang diputar